Success Story

BEKERJA DENGAN SEPENUH HATI, KUNCI MIA SWEET CAKE TERUS DIMINATI

Berawal dari rainbow cake, Mia Sweet Cake pun lahir di pertengahan tahun 2012. Kala itu kue warna-warni pelangi tengah menjadi tren dan ia membuatnya untuk dikonsumsi keluarga dekat. Kemudian Putri berinisiatif membuat rainbow cake untuk dibawa ke kantor. Kebetulannya teman-temannya memasang foto rainbow cake buatannya sebagai profile picture pesan singkat. Singkat cerita, banyak yang memesan rainbow cake buatannya karena saat itu masih belum ada toko kue atau supermarket yang menjual rainbow cake di Cirebon.

Dari situlah Putri semakin termotivasi untuk serius berbisnis kue rumahan. Ia berbisnis kue dengan sistem pesanan konsumen dengan modal awal kurang dari Rp200.000 dan satu oven tangkring. 

Perkembangan bisnis Mia Sweet Cake memang panjang, mulai dari hanya ada beberapa pesanan seminggu atau hanya saat bulan puasa saja hingga pesanan 3-5 rainbow cake sehari. Selain rainbow cake, Mia Sweet Cake juga menjual donat custom, cake klasik, cupcake dan cake karakter. 

   

Perkembangan bisnisnya yang semakin pesat membuat Putri mampu mempekerjakan 2 orang lainnya untuk membantunya di dapur serta kurir khusus untuk mengantar pesanan agar aman dan tidak rusak saat diterima konsumen. Konsumennya pun semakin bertambah banyak karena sudah cocok dengan rasa dan kualitas kue buatannya. Bahkan saat ini Mia Sweet Cake pun memiliki banyak konsumen VVIP. Bukan tanpa alasan mengapa hampir setiap produknya digemari konsumen karena rasanya yang klasik, tidak berubah, enak, dan manisnya pas. Banyak pula yang menyebut bahwa dengan memakan kuenya bisa membawa konsumen teringat akan masa kecil.

Meski begitu, pasang surut bisnis juga turut menghampiri Mia Sweet Cake, mulai dari base cake atau cupcake gosong, adonan jatuh sebelum atau setelah masuk oven, rusak di perjalanan, sampai salah jumlah pesanan hingga salah desain atau detail pesanan pun pernah dirasakannya.

Untuk mencegah kesalahan itu terjadi kembali, ia lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat bekerja di dapur, proses pengantaran, hingga kue diterima di tangan konsumen. Putri pun selalu mencatat setiap detail pesanan, memperbaiki SOP secara berkala, dan terus menjaga serta meningkatkan kualitas bahan dan hasilnya. Terkait teknik khusus dalam membuat cake, Putri mengutarakan bahwa setiap pembuatan produk, terutama base cake, base cupcake, krim, dan ganache, harus melewati tahap trial & error. Sehingga hasil akhir cake-nya selalu memiliki standar yang sama.

Putri juga kerap membuat cake dari bahan yang halal serta masih baru serta mendekati hari-H sehingga kuenya fresh saat diterima konsumen. Ia juga selalu membuat rasa yang tidak terlalu manis. Dan yang terpenting saat pembuatan kue adalah melakukannya dengan sepenuh hati & suasana bahagia, sehingga hasilnya makin memuaskan.

Putri juga mengaku media sosial memiliki peran penting bagi perkembangan bisnisnya. Mulanya Putri hanya mempromosikan dari mulut ke mulut dengan hanya memiliki konsumen di wilayah Cirebon. Setelah memanfaatkan media sosial, banyak konsumennya datang dari luar kota bahkan luar negeri yang memesan untuk saudara atau kerabat yang tinggal di sekitar Cirebon.

Hingga saat ini, tanggapan konsumen terhadap Mia Sweet Cake pun positif dan sering berakhir dengan pemesanan kembali yang membentuk pelanggan setia atau tetap. Kualitasnya pun selalu terjaga dengan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas, sebut saja minyak goreng Filma Cooking Oil dari Sinar Mas Agribusiness and Food sebagai produk andalan untuk menggoreng donat karena membuat donat mengembang dan matang sempurna, enak, empuk, gurih dan hasilnya tidak terlalu berminyak. 

Nah, bagi Pakarians yang termotivasi untuk membuat bisnis seperti Mia Sweet Cake, Putri memiliki saran-saran untuk kalian:

  1. Memulai bisnis di bidang yang harus sangat disukai, sehingga diharapkan tetap konsisten dan berkembang.

  2. Tidak perlu modal yang besar apalagi sampai berhutang. Modal dari yang kecil dan selalu menghitung, simpan/menabung beberapa bagian dari keuntungan, untuk pengembangan ilmu maupun investasi alat.

  3. Perbanyak teman/link/ jaringan.

  4. Tentukan target keuntungan setiap bulan sehingga terlihat berapa yang harus tercapai keuntungan setiap hari. Mencatat setiap pengeluaran dan penghasilan bisnis kuliner, sehingga bisa dilihat perkembangan bisnisnya dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun.

  5. Selalu menambah investasi ilmu/keahlian dapur, dengan mengikuti demo produk, kursus, membaca buku, artikel, melihat video di internet tentang perkembangan/update kuliner yang terkini, juga ilmu marketing yang sesuai dengan zaman sekarang.

  6. Mempunyai akun media sosial yang sedang tren, dan rutin update/upload produk.

  7. Terus menjaga & meningkatkan kualitas bahan & produk.

  8. Selalu ramah dan rendah hati kepada setiap konsumen.

  9. Dan yang paling utama, adalah rajin beribadah & selalu berdoa kepada Tuhan agar bisnis selalu berkah.

 

 Ingin dapat info mengenai resep dan update terkini seputar dunia cake dan bakery? Daftar sekarang juga di sini.