Latest Trend

CRONUT, SI MANIS PRIMADONA BARU DUNIA BAKERY

CronutKehadiran cronut sudah mulai terasa di Indonesia sejak awal tahun 2014. Beberapa bakery dan patisserie mulai berkreasi memperkenalkan cronut sebagai primadona barunya. Tentunya panganan barat ini akan segera menjadi incaran masyarakat sebagai menu yang dapat disantap saat menikmati kopi, atau sebagai menu camilan dengan rasa yang variatif. Nama cronut berasal dari hasil perkawinan antara dua jenis makanan, croissant dan doughnut.

Cronut sendiri awalnya adalah hasil eksperimen kuliner yang pertama kali ditemukan oleh Dominique Ansel, chef asal New York, Amerika, pada pertengahan tahun 2013 yang kemudian ia patenkan atas nama “Cronut”. Begitu diperkenalkan kepada publik, makanan ini langsung booming dan menyedot begitu banyak atensi dari masyarakat dan media di seluruh dunia.

Seperti makna harfiahnya, Cronut memiliki tekstur yang berlapis-lapis seperti croissant, namun berbentuk bundar dan berlubang di tengah seperti donat.  Satu hal lagi yang unik adalah, meskipun memiliki banyak lapisan yang tipis layaknya croissant, Cronut tidak dimasak dengan cara dipanggang di dalam oven, melainkan digoreng di minyak panas (deep fried). Tentunya proses ini menghasilkan tekstur yang renyah ketika digigit namun lembut di dalam, sebuah sensasi baru yang terbilang unik.

Dalam penyajiannya, cronut mengadaptasi tampilan donat pada umumnya, yaitu menggunakan aneka ragam topping di atasnya. Topping-nya sendiri pun beragam, mulai dari coklat leleh, gula bubuk, hingga paduan krim dengan beragam buah segar. Rongga di antara lapisannya juga bisa diisi dengan fla, krim keju, atau selai yang dapat menggugah selera para pencinta makanan manis. Dapat dipastikan nantinya akan muncul banyak kreasi baru dalam memadukan beragam rasa sebagai topping pada hidangan ini. Terbukti dari banyak pula resep-resep cronut yang beredar di internet serta adonannya yang bisa dibeli di supermarket.

Nah, sekarang tidak ada salahnya membuat cronut dengan hasil tangan Pakarians sendiri!

Artikel Terkait

Komentar (2)
Choernati Poejo Widodo

Rasanya tanpa dioven,jadi pilihan memasak secara praktis untuk bekal skolah anak2

Ardy Maulana Sandy

Enak nih