Latest Trend

7 ATURAN PENTING UNTUK MEMBUAT ROTI PITA YANG SEMPURNA

Roti Pita

Roti pita merupakan salah satu roti khas Timur Tengah yang sudah mendunia. Di negara-negara Mediterania dan Balkan, roti pita menjadi salah satu makanan wajib di setiap hidangannya. Seolah menjadi makanan pokok, roti pita dapat diolah dan dikombinasikan menjadi berbagai jenis makanan.

Roti ini cukup unik, berbentuk lingkaran besar yang mirip dengan tortilla. Salah satu ciri khas dari roti pita adalah memiliki kantung udara yang diciptakan oleh uap air yang mengembangkan adonannya. Saat roti mendingin dan menipis, kantung udara pun terbentuk.

Roti Pita

Kantung udara itulah merupakan kunci sukses atau tidaknya sebuah roti pita. Ketika adonan roti pita dipanggang, roti harus mengembang seperti balon udara dan seolah-olah seperti ingin meledak. Jika adonan roti tidak mengembang, maka ada yang salah dengan adonannya. Lalu bagaimana menciptakan sebuah roti pita yang empuk, crusty, dan lezat? Setidaknya ada 7 hal yang harus diperhatikan dalam membuat roti pita.

  1. Buat Adonan dengan Baik

Roti Pita merupakan roti yang menggunakan ragi. Artinya, roti harus melewati beberapa tahap dalam pembuatannya seperti mixing, proofing, shaping, hingga baking. Ketika mencampurkan adonan, pastiakn semua bahan berada dalam suhu yang seimbang, tujuannya agar proses fermentasi pada roti dapat berhasil dengan baik.

Disarankan untuk mengolah adonan dengan tangan, karena dengan begitu kita dapat merasakan sendiri apakah adonan sudah tercampur dengan sempurna atau belum, teksturnya lebih terasa. Hindari adonan yang terlalu kering, butuh sedikit kelembaban agar ketika dipanggang roti dapat mengembang dengan sempurna. Disarankan untuk menguleni adonan di mangkuk besi yang besar agar adonan tidak lengket. Dengan begitu hasil adonan akan lebih optimal.

  1. Gunakan Oven atau Pemanggang yang Panas

Menggunakan oven yang panas sangat diperlukan dalam pembuatan roti pita. Suhu yang panas akan mendorong adonan untuk mengembang. Pastikan oven sudah dalam keadaan panas sebelum memasukkan adonan. Ketika adonan sudah mengembang seperti balon, tandanya sudah selesai. Hati-hati untuk tidak memanggang terlalu lama karena akan membuat roti menjadi kering dan keras.

  1. Giling Adonan Hingga Tipis

Setidaknya ketebalan adonan harus tidak lebih dari seperempat inci. Ini metupakan aturan yang penting karena semakin tipis adonannya, maka semakin mudah adonan menyerap panas dengan cepat.  Jika adonan terlalu tebal maka tidak ada ruang udara yang dapat mengembangkan adonan.

  1. Tekstur Adonan Tidak Boleh Rusak

Jangan membuat sobekan terhadap adonan sebelum dipanggang. Jika ada cacat atau sobekan dalam adonan, maka itu akan memunculkan titik udara lain sehingga adonan tidak akan berhasil mengembang. Kuncinya adalah membuat adonan mengembang dengan baik ketika dipanggang.

  1. Hanya 30 detik

Roti pita merupakan salah satu jenis roti yang tidak memerlukan waktu lama dalam proses pemanggangan. Kurang lebih 30 detik merupakan waktu yang pas untuk memanggang roti. Sebetulnya salah satu indikasi bahwa roti pita sudah matang adalah ketika adonan mulai mengembang seperti balon. Begitu mengembang, adonan sudah bisa dikeluarkan dari oven. Biarkan adonan mengempis sendiri di suhu ruangan.

  1. Letakkan Roti Diatas Kain

Pernahkah Anda menemukan roti pita yang mudah pecah atau mudah retak ketika ingin disobek? Hal ini disebabkan oleh roti yang terlalu kering . Untuk mencegah hal ini, selalu sediakan kain bersih sebagai alas ketika roti baru diangkat dari oven.
Roti yang ditaruh diatas alas kain akan menjaga kelembaban roti sehingga membuat roti tetap lembut dan chewy. Tekstur roti pita tidak boleh kering dank eras, harus lunak dan dapat disobek.

  1. Selesaikan di Wajan Besi

Mungkin Anda akan bertanya-tanya mengapa roti pita Anda terlihat sangat mulus, polos, dan tidak seperti yang Anda lihat di internet. Itulah bedanya memanggang di oven dengan batu pemanggang tradisional. Seperti yang kita ketahui, kebanyakan masyarakat Timur Tengah memanggang roti pita di oven tradisional yang terbuat dari batu khusus, hal ini berpengaruh terhadap hasil tekstur roti yang dihasilkan.

Jika Anda ingin mendapatkan roti pita yang sempurna, Anda bisa mengakalinya. Ketika roti sudah keluar dari oven, Anda bisa langsung memindahkan roti ke atas wajan besi panas untuk beberapa saat sebelum roti diistirahatkan. Teknik ini akan memberikan warna cokelat tua pada roti pita sehingga roti akan terlihat otentik dan lezat.

Roti pita menjadi salah satu jenis roti yang sangat banyak kreasinya. Banyak yang membuatnya menjadi sandwich, roti isi, makanan pendamping, makanan pokok, bahkan ada yang membuatnya menjadi pizza.

Membuat roti pita tidak sesulit yang dibayangkan, bahkan bisa dikatakan sangat mudah. Tidak heran roti ini bisa menjadi makanan yang mendunia karena mudah dan fleksibel. Manfaatkan kreatifitas Anda untuk menciptakan hidangan lezat dengan roti pita.

Artikel Terkait

Komentar (0)
Belum terdapat komentar pada halaman ini.