IZBIL BAKERY

KISAH SUKSES NURIYAH, PEMILIK IZBIL BAKERY DAN PENDIRI MEDAN CULINARY CLUB

Gigih dan konsisten, setidaknya 2 hal tersebut yang mampu membawa kita menuju kesuksesan. Seperti yang sudah ditunjukan oleh Nuriyah, owner dari Izbil Bakery serta salah satu founder dari Medan Culinary Club. Bermodalkan konsistensi dan semangat pantang menyerah, Nuriyah mampu mendirikan usaha home bakery di kota Medan.

Nuriyah Sari Dewi atau yang biasa disapa Nuriyah, menyediakan berbagai macam donat dan roti di kota Medan melalui brand Izbil Bakery. Nama ‘Izbil’ sendiri diambil dari penggabungan kedua nama anaknya yang menjadi inspirasi Nuriyah dalam berusaha.

Usaha home bakery tersebut awalnya bermula dari kegemaran Nuriyah dan suami akan roti dan donat. Nuriyah pun mulai mencoba berbagai macam resep dan menghasilkan kreasi-kreasi kue dan roti. Mendapat dukungan dari suami yang juga sempat bekerja di bagian pastry salah satu hotel di Medan, Nuriyah pun memutuskan untuk mendirikan label usaha sendiri.

Usaha home bakery bermula dari kegemaran saya dan suami yg hobi makan roti dan Donat. Dipadu dengan kegemaran saya bermain di dapur, saya mencoba berbagai macam resep donat dan roti,“ ujar Nuriyah.

Nuriyah sendiri sudah tidak asing dengan dunia bakery karena sudah menggeluti dunia baking sejak 5 tahun yang lalu. Ia pun cukup aktif di beberapa komunitas baking, bahkan Nuriyah juga tercatat sebagai salah satu founder dari Medan Culinary Club yang menjadi wadah bagi para ibu-ibu untuk menyalurkan hobi baking nya.

Izbil Bakery menyediakan variasi roti dan donat. Salah satu produk favorit di Izbil Bakery adalah Donat Topping yang merupakan kreasi asli dari Nuriyah.

SELALU LAKUKAN INOVASI DARI PEMBARUAN PRODUK HINGGA SISTEM PEMASARAN.

“Produk unggulan saya adalah Donat Topping. Donat ini yang selalu ditunggu para konsumen di Izbil. Donat ini berbeda dari yang lain karena memiliki rasa yang lembut serta aroma khas Vanila susu yang membuatnya menjadi beda,” cerita Nuriyah.

Saat ini, Nuriyah memasarkan produknya dengan sistem reseller daSelalu Lakukan Inovasi dari Pembaruan Produk hingga Sistem Pemasaran.n juga melalui media sosial. Setidaknya sudah 5 orang yang menjadi reseller dan selalu rutin mengambil produk-produk dari Izbil Bakery untuk dijual kembali. Tidak hanya itu, Nuriyah juga memasarkan produknya ke warung-warung untuk dijual.

“Pada saat ini sistem pemasaran saya melalui media online seperti Facebook, Instagram dan sistem reseller. Alhamdulillah sudah 5 orang reseller saya yang tiap hari mengambil donat-donat Izbil Bakery. Kalau untuk donat ekonomis saya titipkan ke warung-warung,” jelas Nuriyah.

Mampu bertahan selama 4 tahun tentu tidak lepas dari berbagai macam inovasi yang sudah dicoba. Nuriyah juga melakukan beberapa inovasi untuk memajukan usahanya, mulai dari pembaruan produk hingga sistem pemasaran.

Salah satu inovasi yang dilakukan adalah mencoba menciptakan produk baru yaitu Donut Asin dengan citarasa Kari Spicy atau pedas. Diakui oleh Nuriyah, ide ini muncul ketika ia sedang melihat dan mengikuti FanPage Pakaroti yang sedang membahas variasi Donut.

“Selama ini kita hanya mengenal kalo Donat itu rasanya Manis. Ke depan, Donut Asin akan saya angkat jadi icon saya selanjutnya. Donat ini bercitarasa Kari Spicy atau pedas. Kemarin di Pakaroti membahas tentang varian donat, nah saya terinspirasi menciptakan Donat Spicy ini,” cerita Nuriyah.

IZBIL BAKERY

“Setelah saya ikut baking demo dari PT SMART Tbk, untuk kebutuhan menggoreng saya pakai Filma Goodfry Deep Frying Fat. Di tambah lagi dengan adanya Palmboom, sepertinya untuk produksi kue kering tahun ini saya akan pakai Palmboom,” jelas Nuriyah.