Latest Trend


Buttercream. Rasanya hampir semua bakers sudah paham dengan jenis topping satu ini. Selain lezat, buttercream memang terkenal mudah dibuat. Buttercream adalah jenis krim yang bahan utamanya terdiri atas margarin dan gula yang dikocok hingga mengembang dan lembut.

Ciri-ciri buttercream yang baik adalah memiliki tekstur lembut tidak berpasir serta tidak menggumpal, rasanya manis tidak getir, berwarna putih atau sedikit kuning tergantung lemak yang digunakan.  Buttercream biasanya digunakan sebagai bahan penutup kue atau ornamen kue sebagai dekorasi.

Namun tahukah Pakarians, bahwa sebenarnya buttercream memiliki banyak jenis? Perbedaan jenis tersebut di pilah berdasarkan wilayah asal dan juga teknik pembuatannya. Setidaknya ada 6 jenis buttercream berbeda yang bisa Pakarians coba.

 

1. AMERICAN BUTTERCREAM

American Buttercream adalah jenis buttercream yang creamy, sangat manis, dan sejauh ini yang paling mudah dibuat. Pakarians hanya membutuhkan butter, sugar powder, krim, dan sedikit vanilla. Tidak perlu dimasak!

American Buttercream memiliki warna putih gading pucat. Rasa manis yang tinggi dihasilkan dari penggunaan butter yang cukup banyak. Penting untuk menjaga suhu buttercream, karena American Buttercream tidak begitu tahan dengan suhu panas karena akan meleleh. Disarankan untuk menyimpan krim ini didalam kulkas.

 

2. FLOUR BUTTERCREAM

 

Flour Buttercream sejatinya hampir mirip dengan American Buttercream namun rasanya tidak semanis American. Tekstur rasanya lebih halus. Flour Buttercream juga dapat bertahan lebih lama di suhu hangat karena tidak mengandung fat yang banyak serta dibuat dengan struktur pudding base. Bentuk krimnya agak sedikit padat karena dibuat dengan pudding base

Cara membuat Flour Buttercream diawali dengan membuat pudding sederhana yang dibuat dengan susu, gula dan ditambahkan tepung. Aduk tepung dan gula terlebih dahulu sebelum susu agar tidak terbentuk gumpalan. Setelah itu taruh kembali diatas kompor dengan api rendah hingga mendidih, aduk terus agar tidak terbentuk gumpalan pada pudding.

20141208-battle-of-the-buttercreams-nila-jones-prep-method-1-4.jpg

Setelah matang, pindahkan adonan ke dalam mangkuk yang dilapisi dengan plastic wrap tahan panas. Tekan plastik hingga menyatu dengan pudding agar adonan tidak mengeras. Tekstur yang dihasilkan akan sedikit padat dan lengket menyerupai lem.

 

3. GERMAN BUTTERCREAM

German Buttercream adalah jenis custard-based buttercream yang berwarna kuning cantik. Walaupun buttercream ini mengandung jumlah butter yang sedang dan 3 butir kuning telur, tekstur dan rasanya tetap ringan.

Rasanya juga lebih lembut dibanding buttercream kebanyakan. Namun, German Buttercream tidak mampu bertahan lama di suhu yang hangat.

 

4. FRENCH BUTTERCREAM

French Buttercream adalah jenis buttercream yang cantik, bertekstur, dan kaya akan krim karena dibuat menggunakan busa kuning telur (pâte à bombe).  Secara alamiah, buttercream ini memiliki warna kuning cerah dan mengandung lemak yang cukup tinggi karena terbuat dari kuning telur. Sebagai hasilnya, buttercream ini tidak mampu bertahan lama di suhu hangat.

 

5. ITALIAN BUTTERCREAM

Karena Italian Buttercream dibuat dengan Italian meringue, warna krim yang dihasilkan menjadi lebih terang bahkan terlihat hampir berwarna putih. Italian Buttercream dapat bertahan di suhu hangat lebih lama, jadi sangat cocok digunakan untuk cake bernuansa tropical.

Dalam pembuatannya, Italian Buttercream menggunakan sirup gula yang diteteskan kedalam egg foam (menggunakan putih telur). Teknik pembuatan yang digunakan mirip dengan pembuatan French Buttercream.

 

6. SWISS BUTTERCREAM

Sesungguhnya Swiss Buttercream adalah yang cukup sering digunakan di pembuatan kue karena rasanya yang sangat kaya. Pembuatannya hampir sama dengan Italian namun bedanya hanya menggunakan Swiss Meringue. Warna yang dihasilkan cenderung ke putih jika disandingkan dengan dark chocolate cake. Swiss Buttercream juga merupakan salah satu egg-foam based buttercream termudah karena tidak menggunakan hot sugar syrup sama sekali.
Salah satu kreasi buttercream Pakaroti yang bisa anda coba adalah Triple Decker Layer Cake http://bit.ly/2hIe3Y9

Untuk menghasilkan buttercream yang baik tentu harus didukung dengan bahan baku yang berkualitas. Pakarians dapat menggunakan Filma Baker’s Cream Fat yang merupakan lemak nabati berkualitas tinggi yang telah dimurnikan. Dengan daya kriming yang baik, Filma Baker’s Cream Fat sangat cocok digunakan untuk pembuatan berbagai macam krim seperti topping ataupun isian kue.

Sebagai bakers, penting untuk terus berkreasi dan berinovasi. Varian jenis buttercream ini dapat menjadi opsi kreatif anda dalam dekorasi kue atau cupcakes.  Semakin banyak ide kreatif yang Pakarians dapat, semakin banyak pula kreasi kue yang bisa diciptakan.

Simak terus Latest Trend di Pakaroti untuk mendapatkan informasi terbaru seputar dunia baking!

artikel terkait

Komentar (0)
Belum terdapat komentar pada halaman ini.