Latest Trend


varian roti

Kue atau roti non-dairy merupakan variasi dari pembuatan bakery tanpa menggunakan bahan yang mengandung produk susu. Varian produk ini muncul untuk mengakomodir mereka yang sedang melakukan diet namun tetap bisa mengonsumsi produk bakery . Ada juga mereka yang mungkin mengalami kendala kesehatan seperti lactose intolerant sehingga harus membatasi konsumsi produk dairy.

Sesungguhnya produk dairy memiliki peran besar dalam pembuatan resep yang mengandung ragi. Produk susu menambahkan. rasa creamy terhadap adonan, membentuk tekstur lembut dan memberikan warna kecokelatan kepada kue.

Tidak perlu khawatir, tanpa produk dairy roti Anda tidak akan gagal. Banyak bahan pengganti yang bisa digunakan untuk membuat kue yang lezat dengan produk non-dairy.

  1. Ciptakan Buttermilk Sendiri

Jika Anda menemukan resep bakery Anda memerlukan buttermilk, bukan berarti Anda tidak bisa menggantikannya. Mengapa Anda tidak menciptakan buttermilk sendiri dengan kombinasi produk non dairy? Campurkan 1 sdm cuka atau air lemon ke dalam 1 cup susu kacang kedelai. Susu kedelai memiliki kemampuan pengentalan yang hampir sama dengan buttermilk.

  1. Menggantikan Butter

Sebenarnya tidak sulit untuk mencari pengganti butter. Tidak perlu pusing untuk mencari pengganti butter karena sesungguhnya bisa menggunakan margarine. Ya, perbedaan dari butter dan margarine adalah bahan bakunya. Butter terbuat dari produk susu, hewani, atau paling tidak mengandung 80% lemak susu.

Sedangkan margarine, terbuat dari lemak nabati, umumnya berasal dari kelapa sawit. Margarine memiliki warna kuning terang, cenderung lebih tahan lama dan tidak mudah meleleh dalam suhu ruang.

Lalu bagaimana jika ingin mendapatkan aroma butter dalam kue? Tidak masalah, karena saat ini sudah ada produk Butter Blend Margarine. Butter Margarine merupakan varian lemak yang terdiri dari kandungan butter dan margarine dalam satu produk. Saat ini juga tidak sulit untuk menemukan produk ini, butter margarine dapat ditemukan dalam Filma Prestige Butter Blend Margarine, sebuah produk butter margarine dari Sinar Mas Agribusiness and Food. Dengan margarine, kita sudah dapat menggantikan fungsi butter dalam kue.

  1. Alternatif Sour Cream dan Yogurt

Beberapa resep roti memang memanfaatkan produk dairy untuk menambahkan rasa agar mendapatkan cita rasa dan kaya. Penggunaan sour cream dan yogurt juga menjadi pilihan praktis. Namun sayangnya kedua produk tersebut termasuk memiliki kandungan susu.
Untuk menggantikan yogurt, saat ini sudah banyak alternatif yang bisa didapatkan. Penggunaan coconut milk juga menjadi alternatif yang baik. Selain itu, yogurt kedelai juga mulai jadi tren dalam pembuatan non-dairy bakery.

  1. Susu Diganti dengan Apa?

Lalu bagaimana dengan susu? Mencari bahan non dairy saja terkadang susah, apalagi mencari bahan pengganti susu? Sedangkan kebanyakan resep memerlukan susu untuk adonan.

Tenang saja, justru susu merupakan salah satu bahan yang termasuk mudah untuk dicarikan penggantinya. Ya, karena saat ini sudah sangat banyak varian dari non-dairy milk yang beredar di pasaran. Jenisnya pun bermacam-macam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Beberapa jenis susu non-dairy yang sudah sering muncul di pasaran seperti susu kacang kedelai, coconut milk, hingga susu almond. Hal ini disebabkan tren non-dairy bakery yang mulai berkembang juga turut memicu beberapa produsen untuk menciptakan produk bahan baku yang non-dairy juga. Sehingga masyarakat jadi lebih mudah dalam mencari kebutuhan bahan baku.

Membuat roti non-dairy memang cukup menantang. Kita dituntut untuk pintar-pintar mencari bahan pengganti tanpa merusak komposisi roti. Beruntungnya saat ini tren kue non-dairy sudah mulai marak, dan tren ini diikuti dengan mulai munculnya produk bahan yang non-dairy juga.

Gaya hidup sehat mulai menjadi satu tren yang dilirik, secara otomatis memicu para bakers untuk berkreasi dengan menciptakan produk non-dairy. Hal ini untuk mengakomodir mereka yang tidak bisa mengonsumsi produk dairy dapat merasakan kenikmatan yang sama ketika mengonsumsi bakery. Diperkirakan tren ini akan tetap stabil dan berlangsung cukup lama.

artikel terkait

Komentar (0)
Belum terdapat komentar pada halaman ini.