Latest Trend


Pikat Pelanggan dengan Kemewahan Teknik Glazing

Untuk memasarkan produk bakery dan pastry tidak cukup hanya dengan mengandalkan cita rasa. Penampilan seringkali menjadi penentu popularitas produk. Di sini, proses glazing atau icing berperan besar untuk memberikan sentuhan akhir bakery dan pastry.

Glaze atau biasa disebut icing, adalah teknik melapisi bagian atas produk bakery dan pastry seperti cake, donat, cookies dan lainnya. Glazing adalah istilah untuk sesuatu yang menutupi kue yang sifatnya memantulkan cahaya atau mengkilap. Fungsinya sebagai sebagai dekorasi pada permukaan kue agar terlihat lebih cantik sekaligus memperkaya cita rasa kue tersebut.

Yang paling mudah menemukan produk bakery dengan topping glazing adalah donat. Dari berbagai varian donat yang ada di pasaran, setengahnya dilapisi dengan glazing. Variasi glazing pada donat cukup banyak seperti glazing dari gula, madu, strawberry, blueberry, cokelat dan lainnya. Berbagai jenis glazing ini membuat donat semakin diminati karena selain memperkaya jenis rasa, variasi glazing juga menambah cantik deretan donat yang di display toko.

Sementara, glazing dalam penggunaannya yang lebih luas bisa diaplikasikan di berbagai produk bakery dan pastry seperti Éclair, Cake, Macaroon hingga Cake. Glazing pada Cake biasanya lebih menarik, baik warna maupun motifnya. Hal ini karena Cake seringkali digunakan untuk memeriahkan berbagai acara seperti ulang tahun dan pesta pernikahan. Maka,Cake dihias semenarik mungkin, sesuai tema acaranya. Dekorasi cake bisa dibuat dengan berbagai cara seperti dengan menggunakan fondant dan butter cream. Dan pastinya, glazing memberikan efek lebih menawan.

Pada kue ulang tahun, glazing dari cokelat masih menjadi salah satu varian yang paling populer. Cokelat memang disukai banyak orang dan mudah dipadu-padankan dengan bahan lain seperti buah-buahan dan kacang-kacangan. Sementara, Wedding Cake yang masih populer hingga saat ini adalah yang didekorasi dengan glazing bernuansa cerah namun lembut seperti putih, pink dan biru muda. Dekorasi kue pernikahan dengan aksen warna emas dan perak juga semakin digemari.

Pikat Pelanggan dengan Kemewahan Teknik Glazing

Biasanya, lapisan glazing memiliki rasa manis, meski ada juga juga yang gurih. Adonan dasar glazing dapat dibuat dengan mudah dengan bahan-bahan yang sederhana yaitu putih telur, gula halus, lemak dan susu. Untuk tambahan rasa dan aroma buah-buahan bisa menggunakan jus buah atau selai buah.

Untuk mempercantik produk bakery dan pastry, Pakarians bisa menggunakan beberapa jenis glazing, antara lain water glaze, fruit glaze dan chocolate glaze. Water glaze dibuat hanya dengan menggunakan air dan gula bubuk. Untuk mendapatkan rasa tertentu, air digantikan dengan pilihan rasa yang diinginkan. Misalnya, untuk membuat lemon glaze, air digantikan dengan air perasan lemon.

Fruit glaze dibuat dengan menambahkan buah tertentu pada adonan glaze. Buah-buahan yang digunakan untuk membuat fruit glaze terlebih dahulu direbus bersama syrup dengan api kecil hingga lunak. Atau bisa juga menggunakan selai buah yang dicampur ke dalam adonan glaze.

Sementara, chocolate glaze biasanya adalah cokelat leleh yang digunakan untuk melapisi permukaan cake. Setelah jadi, hasilnya akan memantulkan cahaya seperti cermin. Bahan-bahan yang digunakan antara lain, cokelat bubuk, air, gula, krim dan gelatin.

Untuk mendapatkan hasil glazing terbaik, Pakarians perlu menguasai tekniknya. Umumnya, teknik glazing dilakukan dengan cara dipping (celup), menyiram atau meneteskan (dripping) juga bisa dilakukan dengan mengoles adonan glazing pada permukaan kue (brush).

Master Chef Koko Hidayat dari PT SMART mengatakan, ketiga teknik tersebut dapat diterapkan untuk segala jenis bakery dan pastry. Tingkat kesulitan ketiganya pun relatif sama, tergantung pada jenis produk yang dibuat. Untuk melapis Éclair dengan glazing sederhana misalnya, akan sama mudahnya jika menggunakan teknik mencelup, menyiram ataupun mengoles. Sebaliknya, ketika membuat produk yang lebih rumit seperti Wedding Cake, tingkat kesulitan ketiga teknik glazing tadi juga semakin tinggi. Dengan kata lain, yang berkorelasi dengan tingkat kesulitan glazing bukan dari tekniknya namun dari jenis produk yang akan dibuat.

Pikat Pelanggan dengan Kemewahan Teknik Glazing

Teknik Glazing Mengoles

Namun, penggunaan bahan juga bisa menambah kerumitan dalam proses glazing pada produk bakery dan pastry. Menurut Chef Koko, glazing yang menggunakan cokelat leleh jauh lebih sulit pembuatannya daripada water glaze dan fruit glaze. Sebab, untuk mendapatkan hasil cokelat leleh terbaik diperlukan pengetahuan bagaimana mengatur suhu. Bisa dikatakan, glazing menggunakan cokelat ini merupakan teknik glazing tingkat advance dan Pakarians perlu belajar terlebih dahulu untuk menguasainya. Atau, bisa menggunakan jasa tenaga terlatih untuk memproduksi bakery dan pastry berlapis glazing di toko Anda.

Yang pasti, produk-produk berhias glazing perlu ada di toko Pakarians. Sebab, dengan teksturnya yang cantik, glazing saat ini menjadi tren di dunia kuliner khususnya bakery dan pastry. Selain itu, nilai jualnya juga menjadi lebih tinggi karena dekorasi produk yang unik dan menarik.

artikel terkait

Komentar (0)
Belum terdapat komentar pada halaman ini.