Capital

Dalam memulai usaha selalu ada modal yang dikeluarkan, minimal modal tenaga jika bisnis yang digeluti di bidang jasa dan bukan produksi. Dalam bisnis bakery dan pastry, modal awal dan modal produksi menjadi unsur yang harus terpenuhi. Dalam proses produksi, diperlukan peralatan seperti mesin dan perkakas lain. Demikian juga dengan bahan baku yang akan diolah menjadi roti dan pastry.

Jumlah modal yang harus dikeluarkan ditentukan oleh tipe bisnis bakery yang digeluti.  Semakin besar skala bisnis yang dijalankan, akan semakin besar juga modal yang harus diinvestasikan. Tapi jangan khawatir, Anda selalu bisa memulai bisnis dari skala yang paling kecil dan tidak memerlukan banyak modal. Berikut ini perkiraan modal awal atau investasi yang harus dikeluarkan untuk memulai usaha berdasarkan skala bisnis.

Industri Mikro dan Industri Kecil

Mixer kapasitas 7 liter -10 liter :
Rp.4.000.000
Oven gas :
Rp. 3.000.000
Chiller atau kulkas kecil :
Rp. 2.000.000
Timbangan 10 gr-3 kg :
Rp. 400.000
Loyang :
Rp. 500.000
Mixing bowl :
Rp. 25.000
Rolling pin :
Rp. 50.000
Gelas ukur :
Rp. 25.000
Spatula :
Rp. 25.000
Timer :
Rp. 35.000
Thermometer :
Rp. 100.000
Ayakan :
Rp. 25.000
Cetakan :
Rp. 100.000
Pisau :
Rp. 50.000
Kuas :
Rp. 25.000
Kertas Minyak :
Rp. 25.000
   
Total :
Rp. 10.385.000*

* Harga diatas merupakan perkiraan dan sewaktu-waktu dapat berubah.

Yang membedakan antara industri mikro dan industri kecil nantinya adalah dari kapasitas produksi. Besaran modal untuk membeli bahan baku pada industri mikro akan lebih kecil dibandingkan industri kecil. Sebab, pada industri mikro, produksi hanya dilakukan ketika ada pesanan, sementara industri kecil melakukan proses produksi setiap hari.

Industri Menengah

Deck oven :
Rp. 12.000.000
Mixer kapasitas 15 liter :
Rp. 8.000.000
Chiller atau kulkas :
Rp. 4.000.000
Bread moulder (mesin adonan) :
Rp. 15.000.000
Bread devider :
Rp. 10.000.000
Proofing Box atau alat pengembang :
Rp. 8.000.000
Timbangan :
Rp. 1.200.000
Meja kerja stainless :
Rp. 5.000.000
Loyang :
Rp. 3.000.000
Mixing bowl :
Rp. 250.000
Rolling pin :
Rp. 500.000
Gelas ukur :
Rp. 250.000
Spatula :
Rp. 250.000
Timer :
Rp. 100.000
Thermometer :
Rp. 300.000
Ayakan :
Rp. 250.000
Cetakan :
Rp. 1000.000
Pisau :
Rp. 500.000
Kuas :
Rp. 250.000
Kertas Minyak :
Rp. 250.000
Kemasan plastik/kotak :
Rp. 500.000
Sewa outlet 2 x 3 meter :
Rp. 30.000.000 per tahun
Signage (papan nama) :
Rp. 5.000.000
Karyawan 3 orang :
Rp. 6.000.000 per bulan (@Rp.2.000.000 per bulan)
   
Total :
Rp. 111.600.000*

* Harga diatas merupakan perkiraan dan sewaktu-waktu dapat berubah.

Industri Besar (Pabrik)

Mixer kapasitas 30-50 liter :
Rp. 50.000.000
Oven rotary :
Rp. 250.000.000
Mesin Breadline :
Rp. 500.000.000
Mesin packaging :
Rp. 20.000.000
Timbangan :
Rp. 5.000.000
Proofing Box kapasitas besar :
Rp. 25.000.000
Chiller :
Rp. 40.000.000
Meja stainless :
Rp. 20.000.000
Loyang :
Rp. 25.000.000
   
Total :
Rp. 935.000.000*

* Harga diatas merupakan perkiraan dan sewaktu-waktu dapat berubah.

Pada industri bakery skala besar, penggunaan perkakas seperti rolling pin, gelas ukur, ayakan, pisau tidak lagi diperlukan karena mesin breadline mampu melakukan proses produksi mulai dari pemotongan adonan, pengisian hingga pembentukan. Meski demikian, masih banyak komponen lain yang harus dipenuhi untuk menjalankan industri skala besar yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Jumlah total dari perhitungan di atas belum termasuk biaya infrastruktur pabrik, biaya distribusi, kemasan, promosi, tenaga kerja, pembentukan badan usaha hingga perijinan.

Jika sudah mengetahui perkiraan modal awal yang harus dikeluarkan, Anda bisa mulai menetapkan skala bisnis bakery atau pastry yang akan Anda jalani.